Ada Cerita di Jawa Timur, Kisah Dharma Sucipto "Penggiat Jajanan Sehat"
Pasti semua orang tua setuju, bahwa kekhawatiran orang tua terkait apa yang di konsumsi anak tiap harinya ketika berada di luar rumah seperti di sekolah atau lingkungan sekitar tempat anak bermain.
Dan kita pun juga menyadari kurang gizi maupun kelebihan gizi juga kurang baik, meski para orang tua sudah menyiapkan bekal dari rumah agar anak terhindar dari jajanan yang kurang sehat (berbahan pengawet dan lain sebagainya). Anak perlu gizi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang berdasarkan usia mereka saat ini.
Miris memang, mengingat pola makan anak zaman sekarang yang bisa di bilang mengkhawatirkan. Belum lagi ditambah dengan minuman kemasan yang kita tahu banyak mengandung pemanis buatan sehingga bila di konsumsi jangka panjang dapat berakibat buruk bagi kesehatan.
Seperti yang kita ketahui dampaknya terlalu sering mengkonsumsi jajanan tak sehat secara terus menerus baik anak - anak ataupun remaja, antara lain :
🔸Rawan terkena penyakit obesitas
🔸Mudah terserang penyakit
🔸Berpotensi mengalami kerusakan pada gigi
IDAI ( Ikatan Dokter Anak Indonesia ) sebelumnya merilis data yang menunjukkan bahwa prevalensi anak menderita diabetes meningkat 70 kali lipat dibanding tahun sebelumnya yakni tahun 2010. Serta meningkatnya jumlah pasien anak yang menderita penyakit diabetes sekitar 1.000 kasus pada 2022 dibanding tahun 2018, ini semua menjadi renungan kita semua para orang tua agar lebih selektif dalam memilih apa yang di konsumsi anak.
Inilah yang melatar belakangi Dharma Sucipto, sosok dibalik pencetus " Penggiat Jajanan Sehat" dan berkat kegigihan beliau juga sehingga menghantarkan nya menjadi salah satu list pemenang Apresiasi SATU Indonesia Awards Tahun 2010-2023 ini, keren bukan!!
Yuk mengenal lebih dekat siapa ia sebenarnya, Dharma Sucipto merupakan Alumni SMA DRIYOREJO 1 (Gresik, Jawa Timur). Ia mengedukasi lingkungan sekolah untuk mulai mengkonsumsi jajanan sehat bahkan Dharma juga mampu mengkreasikan 20 menu jajanan sehat (makanan serta minuman). Serta mendapat dukungan dari sekolah dalam upaya memproduksi jajanan sehat untuk seluh siswa SMA DRIYREJO 1, Gresik. Dukungan itu berupa penyediaan lahan seluas 80 meter persegi, di mana lahan tersebut akan di tanam umbi - umbian dan kacang - kacangan oleh Dharma serta teman - teman nya. Dan apabila tanaman umbi - umbian serta kacang - kacangan tersebut sudah menghasilkan buah maka akan di proses menjadi panganan tradisional sebagai jajanan sehat.
SMA DRIYOREJO 1 Gresik Jawa Timur sendiri memiliki program ekstrakulikuler Go Green Smandry dimana Dharma Sucipto tergabung dalam divisi pertanian. Ada banyak varian jajanan sehat yang di produksi Dharma dan teman nya seperti susu jagung tanpa susu, pentol ketela, roti selai rosella, dan puding jagung.
Hal ini lah yang menjadikan Dharma Sucipto layak mendapatkan penghargaan SATU Indonesia Awards yang di selenggarakan setiap tahun nya oleh PT. Astra Internasional Tbk. dimana penghargaan itu diberikan kepada anak muda Indonesia atas dedikasi mereka.
Dan untuk Dharma Sucipto sendiri menerima penghargaan kategori Lingkungan yaitu sebagai penggiat jajanan sehat.
Nah, buat yang belum tahu apa itu penggiat jajanan sehat, yaitu individu / kelompok orang yang berkomitmen untuk mempromosikan dan meningkatkan konsumsi makan dan jajanan yang sehat. Dan dalam hal ini selain menerapkan di sekolah, pemerintah terkait juga harus selalu berperan aktif dalam penyuluhan di berbagai komunitas atau pelayanan kesehatan guna mendukung betapa pentingnya jajanan sehat terhadap anak seperti :
🔸Edukasi,
Mengedukasi masyarakat pentingnya memilih jajanan sehat yang bergizi, memberikan informasi tentang manfaat kesehatan dari makanan tertentu serta membagi pengetahuan cara memilih dan mempersiapkan makanan sehat.
🔸Promosi,
Mempromosikan ke sekolah - sekolah produk jajanan sehat melalui seminar atau acara komunitas.
🔸Penyuluhan,
Memberikan penyuluhan langsung kepada individu atau kelompok mengenai pola makan sehat dan bagaimana menghindari jajanan yang tinggi gula, maupun mengandung lemak jenuh.
🔸Inovasi,
Mengembangkan atau membuat resep baru untuk membuat jajanan sehat anak yang menarik dan tentu nya enak.
🔸Kolaborasi,
Bekerja sama dengan lembaga pendidikan, organisasi kesehatan, ataupun komunitas agar lebih meluas.
Dan harapan utama nya tentu agar anak - anak terhindar dari makanan maupun minuman yang membahayakan bagi kesehatan tubuh, tercatat di Indonesia sendiri masih banyak di temukan anak obesitas maupun penyakit berbahaya lain nya. Serta meningkatkan kesadaran bagi orang tua untuk pentingnya jajanan sehat dan membantu masyarakat mengadopsi gaya hidup sehat yang lebih sehat secara menyeluruh.
Komentar
Posting Komentar